Home / GENERAL / Kerumah Kurcaci Yuk Liburan Nanti

Kerumah Kurcaci Yuk Liburan Nanti

Masih ingat tokoh “The Hobitt” dalam film fantasi “Lord of The Ring”? yang memiliki rumah mungil? Replika rumahnya ternyata bisa dilihat di lereng timur Gunung Slamet.

Kalau penasaran datang saja ke Kampung Kurcaci yang berada di Desa wisata Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Rumah-rumah kecil itu terlihat jika kita melintas di jalan utama ke desa sentra penghasil stroberi ini.

Dengan suasana yang tenang dan sejuk, mirip seperti di Lembang Bandung. Bahkan, suasananya lebih dingin karena berada persis di kaki Gunung Slamet (3.428 m dpl). Alam di sekitarnya pun cukup eksotis karena terhampar hutan pohon damar yang sudah berusia ratusan tahun.

“Tadinya, kampung ini disiapkan sebagai sekolah alam untuk anak-anak desa. Untuk menarik anak-anak, kami buatkan semacam rumah mungil seperti milik tokoh Kurcaci. Ternyata tidak hanya anak-anak yang tertarik,” ujar pengelola Rumah Kurcaci, Edi Susanto (24), Minggu (8/1).

Edi mengatakan, Kampung Kurcaci dilengkapi dengan rumah di bawah rindangnya pohon damar. Di tempat itu pengunjung bisa bercengkerama atau berfoto di berbagai sudut lokasi seluas 3,5 hektar tersebut.

Menurut Edi, sebutan Kampung Kurcaci bukan berasal dari ukuran tubuh warga yang kecil, melainkan diambil dari filosofi bahwa sejatinya manusia itu terasa kecil dibanding keindahan alam.

“Ketika wisatawan berada di bawah rindangnya pepohonan besar dan menjulang tinggi, membuat kita menjadi kecil bagai kurcaci. Sebuah pelajaran dari alam bahwa meskipun sejatinya kita manusia besar dengan segala kekuasaannya. Namun seiring perpindahan ruang dan waktu, kita bisa saja menjadi kecil dengan segala keterbatasannya,” urainya.

Pemandu wisata di Kampung Kurcaci, Kusin (19) mengatakan, selain menyajikan keunikan rumah-rumah mungil, kawasan ini juga dijadikan pusat pelestarian bahasa Jawa. Disisi loket, tertulis “Anda memasuki kawasan berbahasa Jawa Krama. Monggo Guneman Ngagem Basa Jawi Kromo”.

“Artinya, yang masuk harus menggunakan bahasa Jawa Krama. Kami ingin menjadikan kampung kurcaci juga sebagai tempat untuk belajar Basa Jawa yang sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak muda,” katanya.

Dia menjelaskan, tiket masuk di kampung Kurcaci sebesar Rp 5.000 per orang. Sementara untuk parkir kendaraan sepeda motor hanya Rp 2.000.

About admin

Check Also

Dinilai Berprestasi, 3 DPC Gerindra Ini Solid Dorong Anggawira Maju DPR RI

Indramayu, Kopdarnews.com-Pemilihan Legislatif (Pileg) akan dilaksanakan April 2019. Dan pencalonan anggota DPR RI, DPRD Provinsi, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *