Home / EKONOMI / Madu Al Mubarak Tawarkan Varian Madu Lebih Banyak
Produk Madu Al Mubarak, Madu Lokal Berkualitas Global

Madu Al Mubarak Tawarkan Varian Madu Lebih Banyak

Jogjakarta, KopdarNews.com-Melihat potensi pertumbuhan penjualan madu yang cukup baik, dengan dukungan alam Indonesia yang tropis dan masih menyimpan banyak pepohonan yang potensial dijadikan sebagai sarana berternak lebah dan banyaknya lebah liar yang dapat dimanfaatkan madunya, Madu Al Mubarak  kian serius dan konsisten menawarkan madu alami Indonesia dengan beragam varian.

Saat ini, variasi yang tersedia sebanyak 14 jenis madu. “Sesuai dengan perkembangan konsumen dan tren back to nature, membuat bisnis madu kian tumbuh, apalagi madu asli Indonesia banyak variasi dan rasa, sehingga memungkinkan pelanggan untuk mudah memilih produk madu sesuai selera dan rasa yang diinginkan,” kata Eko Retno Wati, Direktur CV Honeysia Alami Barokah, Produsen Madu Al Mubarak.

Merek asal Bantul, Jogjakarta ini juga sangat konsen mengembangkan pasar madu di Indonesia. “Agar produk kami lebih mudah dijumpai, maka kemi terus membuka peluang keagenan dan distributor, sehingga masyarakat yang ingin merasakan manfaat lebih dari pertumbuhan usaha Madu dapat mendaftar sebagai agen dan distributor, syarat dan ketentuannya bisa dibaca di website Madu Al Mubarak, http://madualmubarak.co.id/,” kata Retno.

Madu Al Mubarak memiliki varian rasa berdasarkan nektarnya. Saat ini ada 14 variasi rasa madu baik madu hutan, madu ternak, dan lainnya seperti madu Hutan Liar, Madu Hutan Condensed, Madu Randu, Madu Rambutan, Madu Kaliandra, Madu Mangga, Madu Kopi, Madu Durian, Madu Sonokeling, Madu Kesambi, Madu Mahoni, Madu Mete, Madu Karet, dan Madu Klanceng.

Retno mengatakan bahwa dengan menekuni bisnis madu, ia ingin terus menjaga alam Indonesia agar kualitas madu dapat terjaga. “Variasi madu yang beragam akan jadi punah dan jelek kualitasnya jika kita, sebagai manusia, tidak pandai menjaga dan melestarikan alam dari kepunahan,” katanya.

Karena itu, ia juga mendukung keberlangsungan kehidupan lebah di alam bebas, dan tentu saja mendukung alam Indonesia agar tetap lestari. Karena, imbuhnya, lebah pastinya sangat tergantung dengan alam, dimana lebah mendapatkan makanan hanya dari sumber nektar bunga pepohonan.

“Maka kami, pengusaha produk Madu, mengajak para konsumen di Indonesia untuk terus mengkonsumsi madu, yang secara langsung pasti akan “memaksa” manusia agar terus melestarikan alam sehingga madu yang baik, madu yang berkualitas tetap terus tersedia,” katanya.

Adapun spesifikasi produk Madu Al Mubarak, Retno menjelaskan bahwa madu dapat dibedakan berdasarkan lebah yang memproduksi, yaitu madu yang dihasilkan oleh lebah ternak unggulan Apis melivera, madu dari lebah liar Apis dorsata maupun madu dari lebah Apis trigona.

“Produk Madu kami juga bisa dibedakan berdasarkan sumber nektar yang dihisap oleh lebah. Madu dari Apis dorsata disebut juga Madu Hutan Liar yang banyak dihasilkan dari Hutan Liar Sumatra,” ujarnya.

 

Adapun Madu dari Apis mellivera memiliki varian yang berbeda beda berdasar sumber nektar yang dihisap oleh lebah, sebut saja Madu Randu, Madu Rambutan, Madu Kaliandra, Madu Kopi, Madu Mangga, Madu Mete, Madu Mahoni, Madu Sonokeling, Madu Kesambi dan Madu Durian. Pemberian nama ini didasarkan atas perbedaan tempat digembalakannya lebah ternak tersebut. Lebah yang digembalakan di perkebunan Randu maka akan disebut Madu Randu, begitu pula untuk madu yang lain.

Ada juga Madu yang dihasilkanoleh lebah Apis trigona atau lebih dikenal dengan tawon Lanceng (Klanceng) yang kami sebut juga sebagai Madu Klanceng.

 

 

About fairuz -

Check Also

Pastikan Mesin Politik Bekerja Maksimal, PKS Kota Pekalongan Adakan Pembekalan Caleg

Kota Pekalongan, Kopdarnews.com-Kemenangan adalah harga mati untuk meneguhkan eksistensi sebagai partai Dakwah yang merakyat dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *