Home / EKONOMI / Memburu Laba Dari Bisnis Madu Al Mubarak
Madu Rambutan Al Mubarak

Memburu Laba Dari Bisnis Madu Al Mubarak

Jakarta, KopdarNews.com-Madu adalah salah satu suplemen kesehatan alami yang dibutuhkan manusia. Bisnis madu pun tidak akan punah dan tidak cepat basi sebagaimana layaknya makanan. Usaha madu akan terus dicari dan dinanti oleh mereka yang sadar akan kesehatan dan sedang menjalani proses penyembuhan atau bahkan hanya untuk sekedar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Karena itu, konsumsi madu yang rutin dapat menjaga kesehatan dan tubuh agat tetap bugar. Tak hanya dari sisi kesehatan saja, berburu laba madu dengan menjalani bisnisnya juga potensi mendatangkan laba. Baik dijalankan secara serius atau pun dijadikan side income. “Bisnis madu akan tetap jalan sepanjang masa,” kata Retno Wati, Direktur Madu Al Mubarak, Bantul, Jogjakarta.

Hal itu pula yang dilakukan olehMadu Al Mubarak. Merek madu asal Daerah istimewa Yogyakarta ini konsisten mengembangkan peluang bisnisnya hingga ke berbagai wilayah dan daerah di Indonesia. “Saat ini ada sekitar 200 agen madu Al Mubarak dan 7 Distributor yang ada di berbagai daerah dan wilayah di Indonesia, dari jumlah tersebut, saya melihat masih banyak celah daerah yang kosong, sehingga konsumen yang ingin menikmati madu alami dan madu hutan atau madu herbal yang berkualitas dengan harga bersahabat masih cukup sulit menemukan produk madu,” katanya.

Tak salah jika Madu Al Mubarak, merek madu yang ia kelola saat ini, terus mencari agen dan distributor untuk bersama-sama mengembangkan dan memperluas jaringan distribusi madu ke berbagai daerah di Indonesia.

“Kami sangat terbuka dengan calon mitra usaha madu yang ingin bergabung menjadi agen dan distributor dengan melengkapi persyaratan yang ada, terpenting adalah ciptakan pasar dahulu, kenali konsumen dengan baik, dan layani mereka sepenuh hati, beri edukasi yang benar soal madu, sehingga konsumen merasakan banyak manfaatnya dengan mengonsumsi produk yang kita jual,” katanya.

Adapun syarat menjadi agen dan distributor adalah cukup membeli produk Madu Al Mubarak dengan beberapa variasi rasa dan kemasan dan menanggung biaya atau ongkos kirim sampai ke alamat pemesan.

 

“Sampai saat ini, kami terus membuka peluang keagenan dan distributor. Adapun Syarat menjadi agen cukup mudah, dengan belanja awal minimal Rp.3.000.000 setelah mendapatkan diskon produk 45%. Belanja selanjutnya minimal cukup Rp 1.500.000. Itu sudah termasuk Free banner dan brosur. Ongkos kirim ditanggung penerima,” katanya.

 

Jumlah agen Madu Al Mubarak  saat ini sudah mencapai lebih dari 200 agen yang bergabung secara langsung dengan pusat. “Mungkin saja bisa di atas 500an jika mereka mendaftarkan agennya melalui distributor,” ujar Direktur CV Honeysia Alamindo Barokah ini.

Para agen tersebut telah tersebar dari Medan,Deli Serdang, Riau, Tangerang, Bandung, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Brebes, Tegal, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Purwokerto, Kendal, Semarang, Kudus, Batang, Pati, Bojonegoro, Wonogiri, Surakarta, Klaten, Lamongan, Surabaya, Pasuruan, Pandaan, Malang, Trenggalek, Kediri, Jombang, Mojokerto, Nganjuk, Samarinda, Ambon, Denpasar, Singaraja,Sorong Papua, Lombok, dll.

Untuk distributor, saat ini ada 7 distributor aktif yang berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur dan Papua.

 

About fairuz -

Check Also

Pastikan Mesin Politik Bekerja Maksimal, PKS Kota Pekalongan Adakan Pembekalan Caleg

Kota Pekalongan, Kopdarnews.com-Kemenangan adalah harga mati untuk meneguhkan eksistensi sebagai partai Dakwah yang merakyat dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *