Home / EKONOMI / Asyikpreneur Kota Bekasi Tolak Politik Uang dan Sebut Politik Uang Pembodohan Rakyat
Peserta Training Entrepreneurship dan Pelatihan Kerja Asyikpreneur Kota Bekasi

Asyikpreneur Kota Bekasi Tolak Politik Uang dan Sebut Politik Uang Pembodohan Rakyat

Kota Bekasi, Kopdarnews.com-Dalam gelaran Pilwalkot Kota Bekasi dan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 27 Juni 2018 yang rencananya esok akan segera dilakukan, Gerakan Asyikpreneur Kota Bekasi menyatakan bahwa praktek membeli suara atau politik uang adalah praktek kotor yang mestinya dihindari oleh siapapun, termasuk peserta kontestasi Pilgub dan Pilwakot Kota Bekasi dalam Pilkada serentak 27 Juni 2018.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Bidang Investasi dan Kerjasama Usaha Geraka Asyikpreneur Kota Bekasi, Mohamad Romli, bahwa segala hal yang terkait money politik, pembagian sembako dan praktek jual beli suara adalam haram.

“Sesuai dengan arahan dan nasihat ulama, sebut saja Ustadz Abdul Somad dan Buya Yahya misalnya, yang menyatakan bahwa penyuap dan yang disuap adalah masuk neraka, apalagi ungkapan ini adalah sabda Rasulullah Muhamad Saw, haram hukumnya jika kita menerima paket sembako dan uang untuk mencoblos dan memilih salah satu peserta kontestasi pilkada besok, 27 Juni 2018, niatkan memilih karena tulus ingin mendapatkan pemimpin yang baik, baik akhlak, ilmu, jejak rekamnya jelas, punya track record mensejahterakan rakyat, bebas korupsi, dan condong kepada kepentingan ummat Islam, kepentingan bangsa, nasionalis, relijius dan taat aturan,” katanya dalam keterangan persnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Gerajan Asyikpreneur Kota Bekasi mengutuk keras dan menolak praktek politik uang atau serangan fajar sesaat sebelum pencoblosan. Karena hal ini, imbuh Mohamad Romli yang dikenal sebagai pengusaha daur ulang produk diapers ini, akan merusak tatanan kehidupan bernegara dan berbangsa.

“Uang rakyat akan dihisapsetelah calon tersebut mengulur uangnya agar terpilih dan jadi pejabat negara, karena itu Asyikpreneur Kota Bekasi menyerukan untuk menolak praktek politik uang secara keseluruhan, selain diharamkan dalam Islam, juga membodogi rakyat dalam praktek bernegara dan berbangsa,” katanya dengan penuh semangat.

Ia pun menghimbau kepada masyarakat luas, khususnya warga Kota Bekasi untuk menolak bentuk pemberian apa pun menjelang pilkada atau saat pencoblosan dimulai. “Tolak pemberian uang atau apapun yang bisa mempengaruhi hati Anda sebagai pemilih, jadilah pemilih yang cerdas, dan punya hati yang kuat, tak kalah oleh iming-iming uang, karena uang yang tidak sebebrapa banyak bisa menggadaikan hak Anda sebagai warga negara selama 5 tahun ke depan,” katanya.

About fairuz -

Check Also

LAZ PPPA Darul Qur’an Resmi Jadi LAZNAS

Jakarta, Kopdarnews.com-Setelah sekian lama menjalani proses perizinan dan operasional, maka kini PPPA Daarul Qur’an resmi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *