Home / POLITIK / PAN Bergejolak, Amien Dituntut Mundur
Sumber Foto : https://www.pan.or.id/

PAN Bergejolak, Amien Dituntut Mundur

Jakarta, Kopdarnews.com-Partai Amanat Nasional (PAN) kembali bergejolak dan memanas di kalangan internalnya. Hal ini ditandai dengan mundurnya Bendahara Umum PAN, Nasrullah beberapa waktu lalu. Meskipun yang bersangkutan saat ini tengah konsentrasi dalam pemenangan konstestasi Pemilu Legislatif dri Dapil X Jawa Tengah, Nasrullah menyatakan bahwa dirinya tetap kader PAN dan hanya meletakkan jawaban sebagai bendahara umum saja. “Saya tetap di PAN sebagai Kader saja,” katanya ketika dikonfirmasi erihal pengunduran dirinya.

Gejolak itu pun tak berhenti sampai di situ, kali ini para pendiri PAN meminta Pembina PAN, HM. AMien Rais meletakkan jawabatannya karena dinilai sudah tak sesuai dengan garus perjuangan partai yang plural, dan menjunjung tinggi asas kemajmukan dan lainnya.

Fakta perpecahan di tubuh PAN pun tak dapat dielakkan, setelah etelah sejumlah kader di daerah membelot dengan mendukung capres petahana Joko Widodo,  dan mundurnya Bendahara Umum PAN Nasrullah, kali ini para pendiri dan penggagas partai berlambang matahari putih itu menyarankan Amien Rais mundur dari jagat perpolitikan, termasuk dari PAN.

Saran itu disampaikan melalui surat terbuka tertanggal 26 Desember 2018. Lima nama pendiri dan penggagas PAN, yakni Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohamad, Toeti Heraty, dan Zumrotin, tertera dalam surat tersebut. Goenawan Mohamad membenarkan surat tersebut ditulis dan ditandatangani kelimanya. “Ya, kami yang tandangani surat itu dan yang buat Pak Abdillah Toha,” kata Goenawan Muhammad membenarkan perihal surat tersebut.

“Kami sebagai bagian dari penggagas dan pendiri PAN merasa bertanggung jawab dan berkewajiban membuat pernyataan bersama di bawah ini demi mengingatkan akan komitmen bersama kita pada saat awal pendirian partai,” demikian tulis surat terbuka tersebut.

Mereka mengingatkan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu akan komitmen bersama kala pertama kali mendirikan partai yang saat ini dipimpin oleh Zulkifli Hasan tersebut. Bahwa PAN menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menegakkan demokrasi setelah 32 tahun di bawah kekuasaan absolut Orde Baru yang korup dan otoriter. PAN adalah partai yang berasaskan Pancasila dengan landasan nilai-nilai moral kemanusiaan dan agama. PAN merupakan partai modern yang bersih dari noda-noda Orde Baru dan bertujuan menciptakan kemajuan bagi bangsa.

Kemudian PAN merupakan partai terbuka dan inklusif yang memelihara kemajemukan bangsa dan tidak memosisikan diri sebagai wakil golongan tertentu. PAN adalah partai yang percaya dan mendukung bahwa setiap warga negara berstatus kedudukan yang sama di depan hukum dan mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara, tidak mengenal pengertian mayoritas atau minoritas. Menurut kelimanya, Amien Rais telah melenceng dari prinsip-prinsip tersebut.

“Dengan menggunakan kacamata prinsip-prinsip PAN tersebut di atas, kami mendapatkan kesan kuat bahwa Saudara Amien Rais (AR) sejak mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PAN sampai sekarang, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan PAN, sering kali melakukan kiprah dan manuver politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip itu,” tuturnya.

DPP PAN Solid dan Dukung Penuh Amien Rais

Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut kelima pendiri PAN yang membuat surat itu sudah lama tidak aktif. “Mereka pendiri PAN yang sudah lama tidak aktif dan tidak punya akar di partai,” kata Eddy saat dikonfirmasi, Rabu (26/12/2018).
Mereka, menurut Eddy Soeparno adalah pendukung Paslon yang tidak didukung DPP PAN. “Jadi abaikan saja suratnya,” kata Eddy. Selain itu, meski demikian, ia mengaku menghormati posisi Goenawan Mohamad dkk selaku pendiri PAN. Namun Eddy juga meminta mereka menghormati PAN yang mendukung Amien.

“Kami menghormati posisi mereka yang menulis surat tersebut, tapi kita meminta mereka menghormati posisi kami di DPP PAN yang solid mendukung pak Amien Rais, terkait posisi dan pandangan politiknya,” kata Eddy.

Selain itu, Eddy juga menegaskan PAN solid. Ia membantah ada perpecahan di tubuh partai. Eddy meminta kader PAN agar tak memperkeruh suasana.

“Kita meminta seluruh pihak di internal PAN maupun mereka yang memiliki keterkaitan dengan PAN utuk menjaga keutuhan partai dan tidak membuat suasana keruh, sehingga timbul persepsi bahwa PAN rapuh di dalam,” tegas dia.

About fairuz -

Check Also

Ini Dia Parpol Lolos Ke Senayan

Jakarta, Kopdarnews.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *