Home / POLITIK / KPU Janji Debat Kedua Lebih Rileks dan Berkualitas
Ketua KPU RI, Arief Budiman. (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

KPU Janji Debat Kedua Lebih Rileks dan Berkualitas

Jakarta, Kopdarnews.com-Demi meningkatkan kualitas demokrasi dan Capres Cawapres pilihan masyarakat, maka KPU akan mengubah format debat antar capres dengan konsep yang lebih rileks dari sisi teknis. Ketua KPU Arief Budiman berharap, dengan demikian, kedua kandidat bisa lebih luwes dalam menyampaikan visi-misinya dan menjawab pertanyaan dari moderator.

“Kita akan olah, bagaimana membuat kandidat ini rileks, sehingga dia mampu menyampaikan pesan-pesannya lebih baik, detail, dan mendalam. Ya, mulai dari yang teknis, sampai substansinya,” kata Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, seperti yang dilansir Kumparan.com, Senin (21/1).

Ia juga menyebut, kedua capres nantinya diperbolehkan menyampaikan visi-misinya sambil berdiri atau duduk menggunakan kursi atau sofa yang disediakan. Atau, kata Arief, bisa saja kandidat hanya duduk saat kandidat lain menjelaskan atau menjawab pertanyaan.

“Kita beri pilihan, apakah nanti kandidat duduk saja dan pas ditanya mereka berdiri, atau tidak pakai kursi, hanya pakai podium saja, atau bahkan dengan menggunakan sofa misalnya,” jelasnya.

Arief juga menjelaskan, rencananya pada debat kedua ini, tidak akan ada lagi suara penanda batas waktu. Suara tersebut, akan diganti dengan tanda lampu yang akan disediakan.

“Misalnya, satu menit pertama warnanya kuning, menit kedua warnanya hijau, menit ketiga warnanya biru, menit keempat warnanya merah. Jadi kandidat tahu, kalau warnanya merah itu sudah melebihi durasi,” tutur Arief.

 Meski akan ada beberapa perubahan konsep di debat kedua, namun Arief memastikan, alur dan pola debat akan sama denagn sebelumnya. Dalam debat kedua tersebut, akan tetap ada pertanyaan, pendalaman visi-misi, dan debat antar kandidat.
 “Polanya kan sudah diatur, ada pertanyaan, pendalaman, debat antar kandidat. Tapi mungkin, cara mengatur detail, alokasi waktunya setiap segmen, mungkin akan kita sesuaikan. Misalnya, durasi untuk menjawab itu diperpanjang,” pungkasnya.

About fairuz -

Check Also

BPN Nilai Data Jalan Desa yang Dibanggakan Jokowi Invalid

Jakarta, Kopdarnews.com-Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso mengaku heran sekaligus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *